watch sexy videos at nza-vids!

cerita sex dewasa

cerita seks daun muda | cerita mesum pemerkosaan
 | cerita sex artis | cerita seks setengah baya
| cerita pesta seks | cerita dewasa selingkuh

http://ceritaseru.net

Gambar XXX
Tags: cerita hot 18 , karya pengarang lain

Relic

Langit dengan bangga memperlihatkan bintang bintang gemerlap . Sinar bulan purnama dengan sempurna menyinari , dunia . Daerah antaberantah itu , ramai dengan beberapa manusia yang melakukan ritual .
Tabuhan tabuhan alat musik tradisional serta , nyanyian dengan bahasa yang tak jelas terdengar keras . Seorang pria duduk bersila , dan di kelilingi beberpa orang suku itu , sambil menari nari . Dari warna kulitnya , jelas terlihat pria itu , bukan penduduk daerah itu

Seorang dukun , sedang sibuk dengan tungku ramuannya , mengaduk aduk isi di dalam belanga itu . Mulutnya tak henti berkomat kamit , sambil tanganya mencampur daun daunan , akar , dan beberapa benda yang tak jelas .

Beberapa saat kemudian , dia menuangkan hasil racikannya ke dalam tempurung kelapa .
Dukun itu menghampiri pria itu , lalu menyodorkan tempurung kelapa , yang berisi ramuan itu .

Sambil tersenyum pria itu mengambilnya , meminumnya . Musik bertambah keras , para peritual itupun , menyanyi nyanyi semakin keras . Pria itu berdiri , ” ohh ..kenapa …”
Tubuhnya bergetar , kakinya terasa lemas . Pria itu merasa seperti ada sesuatu yang kuat meronta ronta di dalam tubuhnya .

Dukun itu tersenyum , para peritual bersorak sorai .

” ahhh … ahhh.. kepala saya sakit ….” tubuh pria itu pun terhuyung dan terjembrab jatuh . Pandangan matanya nanar , semakin lama semakin gelap dan gelap …

>>>

enam bulan kemudian , di suatu kota di belahan dunia ini

Cindy baru saja tiba di kampusnya , setelah mobilnya terparkir , Cindy segera turun dari mobil . Cindy tampak repot dengan tas bawaannya dan tangannya harus membawa beberapa buah map . Baru lima langkah , Cindy harus menghentikan langkahnya , pak Joko ketua satpam menahannya .

cerita hot 18 relic

” anda yang bernama Cindy ? ” tanyanya .
” ya , benar ada apa pak..” jawabnya . ” ada yang hendak saya tanyakan , ayo ikut..” kata pak Joko , si kepala satpam .

Cindy pun berjalan menuju kampusnya , dia sempat melihat ada dua mobil polisi di depan kampusnya . ” ada apa ini ..” gumannya dalam hati .

” kapten Heru , ini Cindy , dia yang terakhir keluar dari kampus kemarin sore..” kata pak Joko . Polisi dengan pangkat kapten itu pun menatap Cindy dari ujung sepatu sketnya hingga ujung rambutnya .

Sambil menyodorkan tangannya pak Heru memperkenalkan diri ” saya , kapten Heru , polisi bagian invetigasi pembunuhan …” . Cindy menelan air liurnya ada apa polisi bagian pembunuhan , ingin mencarinya . Cindy pun menyambut jabatan tangan pak Heru dan menyalaminya ” ada yang bisa saya bantu pak ..” .

” ada yang saya ingin tanyakan , apa kamu kenal Dini Saputri ” tanya pak Heru . ” ya , dia teman baik saya , ada apa pak ..” tanya Cindy .

Pak Heru menarik nafasnya ” Dini terbunuh semalam ….” .
Tubuh Cindy terasa lemas ” a.. apa….” . Pak Heru pun menjelaskan , temannya Dini tewas mengenaskan di dalam toilet di kampus itu .

Tubuhnya di temukan terbujur kaku , tanpa sehelai benangpun . Tidak ada memar atau luka di tubuh bagian lain , kecuali di vaginannya , yang memar dan terdapat luka terbuka yang cukup serius .

Cindy , hanya diam , matanya tampak berair . ” kemarin , kami masih ngobrol , hingga sore , saya sempat menawarinya untuk ikut , ta..ta tapi Dini menolak ,dia bilang hendak pulang sendiri saja , kerena ingin ke mini market untuk belanja dulu …”

” apa Dini punya musuh di kampus ini ..” tanya pak Heru . Cindy mengeleng ,” Dini , tidak pandai bergaul , dia kuper , tapi dia tak punya musuh … saya yakin itu , Dini anaknya baik ..” .

Pernyatan cindy , juga di kuatkan dengan para dosen yang mengenal Dini , mahasiswi yang malang itu .Berbagai pertanyaan di lontarkan kapten Heru , dan Cindy menjawab sebisanya .

Interogasi pun selesai , pak Heru minta diri , dan berjanji akan menuntaskan kasus ini .
” tolong … tolong tangkap pelakunya pak .. ” ujar cindy di sela isak tangisnya .

>>>

Heru , si polisi sempat membuka kain putih yang menutupi tubuh kaku Dini , di ruang mayat , rumah sakit polisi itu . Menatap wajah Dini , yang masih terlihat cantik , walaupun sudah di tinggalkan oleh jiwanya .

Hidungnya mancung , bibirnya yang munggil , matanya terbuka lebar , dengan bola mata yang besar . Heru bisa merasakan kepanikan yang di alami Dini , bulu kudunya merinding , merasakan sesuatu yang sangat menakutkan telah di alami gadis malang ini .

Banyak kasus pembunuhan yang di tangani Heru , tapi dia merasakan sesuatu yang lain , yang terjadi pada Dini .

” ehmm … ” terdengar suara dr. Yuli , yang akan menjalani visum . ” siang dokter , apa kabar ..” sapa Heru .

” siang juga kapten , wow gadis cantik yang malang ..” kata dokter Yuli saat melihat wajah Dini , dan segera membuka kain putih yang menutupi tubuh gadis itu . Sambil melihat data gadis itu , dr Yuli berkata ” hmm , nama Dini Saputri , umur 20 tahun , kasus pembunuhan no k 2321 fd 3h ” .

” oke kita langsung aja ya ..” kata dr Yuli . Mulailah dr Yuli melakukan outopsi , ” tubuhnya mulus ya kapten ..” ujar dr Yuli . ” ya , saya bisa lihat itu , mulus sekali ” jawab Heru . Dr Yuli menatap , kapten Heru , ” maksud saya , di tubuhnya tak ada luka ataupun memar ” . ” ya ..saya tahu itu …” jawab Heru .

” artinya tak terjadi , tindak kekerasan , tapi di vaginanya terdapat luka terbuka yang serius , tidak ada sperma yang tercecer sebagai bukti kuat perkosaan , liang vaginanya robek sebesar 5.5 cm , juga terdapat luka di liang senggamanya ..” ujar dr Yuli sambil terus memeriksa keadaan mayat muda itu .

” sepanjang liang senggamanya terdapat luka yang berbentuk lubang lubang .. hmm ..aneh…” ujarnya . ” maksudnya dok ..? ” tanya Heru , tapi tak dijawab dr Yuli yang terus melakukan pemeriksaan .

“Luka hingga ke rahimnya , bahkan kantung kemihnya juga rusak , terdapat robek yang cukup serius … ” ujar dr Yuli meneruskan .

” maksudnya dokter ….? ” Tanya Heru . ” gadis ini mengalami trauma luar biasa , saya rasa , tak satupun penis di dunia ini yang bisa membuat luka seperti ini .. ” kata dr Yuli .

” maksud dokter , penjahat itu mengunakan alat , untuk merusak vaginanya …” ujar Heru
” bisa di bilang begitu , tapi alat apa , yang bisa membuat dinding liang senggama bolong bolong …” ujar dr Yuli sambil bertanya . Heru diam , memikirkan kasus yang sedang di hadapinya .

” kapten saya rasa , pembunuhnya bukan orang sembarangan , atau mahasiswa , seperti yang kapten duga ” ujar dr Yuli . ” kasus yang aneh … ” guman Heru .

” korban , meninggal karena kehabisan darah , karena jantung berhenti memompa karena tak ada darah , dan otak langsung shutdown , yang meyebabkan kematian ..” ujar dr Yuli.

” kehabisan darah ? ” ujar Heru , yang seingat dia tak ada darah tercecer di TKP , hanya ada sedikit darah di vagina Dini .

” dokter , kemana darahnya ? , di TKP tak ada darah yang tercecer , lihat ini foto yang di ambil di TKP …” kata Heru , sambil memperlihatkan foto foto Dini , di TKP .

dr Yuli melihat foto foto Dini itu , sambil menarik nafasnya dia berkata ” anda yang menjadi polisi , tugas anda yang mencari kemana darah itu , tugas saya telah selesai , ini laporannya …”

>>>

Gadis itu berjalan tergesa gesa masuk ke dalam toilet , lalu meletakan tas ranselnya , setelah mengunci pintu toilet itu , Perlahan melepas kancing celana blue jeannya , sebatas lutut , lalu membuka celana dalamnya dengan warna pink , ada motif bunga bunga kecil di celana dalamnya .

Lalu dia duduk di atas kloset itu , terdengar gemericik air seni yang keluar dari vaginannya . Beberapa saaat kemudian , terdengar jerit gadis itu dengan keras …” ahhhh…tolong tolong…..” lalu tiba tiba tubuhnya menjadi lemas , dan mulutnya seakan terkunci .

Bayangan besar menyeret tubuh gadis itu meletakan di atas lantai toilet itu yang dingin . Baju gadis itu terbuka , juga bra pink , yang memiliki warna dan motif yang sama , pink dengan bunga bunga kecil .

Lalu bayangan hitam besar itu menjilati putting susu gadis itu , mulutnya terkunci , tapi tubuhnya tetap bergerak , walaupun lemas , melakukan penolakan . Jantung gadis itu berdegup kencang , tak beraturan .

Puas dengan menjilati buah dada gadis itu , bayangan hitam itu , mulai mendorong penisnya yang tampak besar , satu dorongan kuat , membelakan mata gadis itu . Tubuhnya mengejang , setiap penis besar itu mendesak keras vaginanya .

Tangan gadis itu mendorong tubuh bayangan itu , tapi tak ada arti . Air mata gadis itu berlinang , untuk beberapa saat bayangan hitam itu menikmati tubuh gadis malang itu , terdengar deru nafas bayangan hitam itu , suaranya mendengus bagai monster .

Beberapa saat kemudian , mata gadis itu mendelik , seakan akan mau keluar dari tempatnya . Tubuh bayangan hitam itu berhenti bergerak . Penisnya diam beberapa saat dalam vagina gadis itu , lalu secara tiba tiba bayangan gelap itu raib .

Mulut gadis terbuka , tangannya mengapai gapai , ” to…tolong…. tolong….” .
” Dini …… Dini….. ” teriak Heru , berusaha mengapai tangan Dini , tapi tak berhasil , seakan akan , ada dinding tranparant yang memisahkan mereka .

” to… tolong…. sa… sa… saya…. ” nafas Dini pun terputus .

Keringat membasahi tubuh kapten Heru , ” astaga , mimpi apa yang saya alami ..” .
Otak Heru berusaha mereplay , mimpi yang di alaminya begitu nyata . Seakan dia ada di TKP , sejak awal kejadian itu .

>>>

” tolong ambilkan barang bukti kasus pembunuhan Dini ..” pinta kapten Heru pada anak buahnya . Setelah barang bukti tiba , kapten Heru melihat dengan seksama , celana panjang blue jean , Tshit kuning , bra dengan warna pink dengan motif bunga bunga ..
Tapi tak di temukan celana dalamnya . ” apa cuma ini barang buktinya ? ” tanya kapten Heru . ” ya , pak ..” jawab anak buahnya . ” tidak ada celana dalamnya …” ujar kapten Heru . ” hanya itu yang kami temukan di TKP ..” kata anak buahnya .

Kapten Heru memeriksa lagi tas ransel milik almarhum , tak ada yang berguna , tak ada relevansinya , hanya buku buku , dan catatan pelajaran di kampusnya .Tak di temukan uang atau identitas diri .

” apa mungkin mahasiswi seusia Dini , tak membawa KTP , atau uang , seharusnya Dini membawa uang , karena menurut cerita Cindy , Dini akan ke mini market “
” kemana celana dalamnya … apa penjahat itu mengambilnya ? ” Pertanyaan itu memenuhi kepala kapten Heru .

” uang hilang , KTP , dan celana dalam tak di temukan … jangan jangan saya berurusan dengan pembunuh maniak , perampok ….atau…” ujarnya dalam hati .

Tak mau mengambil resiko , dan bertekat menuntaskan kasus ini , segera kapten Heru , mengutus dua anak buah kepercayaannya , untuk mengawasi kampus itu .

>>>

Cindy tengah duduk di cafetaria di kampusnya , sambil membolak balik majalah wanita . Dari wajahnya masih tampak kesedihan yang mendalam .

Tepat di sebelah meja Cindy , ada tiga cewek cewek cantik dan seksi . Di kampus , mereka terkenal dengan ke angkuhannya , dan sifatnya yang seronok .

” eh lihat tuh si Cindy , bete banget mukanya …” ujar Intan gadis cantik dengan rambut di tonning warta pirang . ” kan lesbinya baru mati , jadi gitu deh…” ujar Leni temannya . Jenni juga ikut menimpali dengan kata kata sinis , mereka pun tertawa tawa .

” eh ,ngapain sih loe pada , ngusilin orang aja ..” kata Lukas , pacar Intan itu , yang datang belangkangan . Ketiga gadis itu diam . ” udah , In , ayo ikut saya , dan loe orang bubar ….” Kata Lukas .

Intan pun beranjak , dan mengikuti Lukas kekasihnya , dan meninggalkann teman temannya yang masih duduk di cafetaria itu .

Hari sudah pukul 3.00 sore , sebagian mahasiswa sudah meninggalkann kampus . Mereka pun duduk di Balkon lantai tiga kampusnya . ” ngapain sih di sini Kas ..?” tanya Intan .
” ya , pacaran dong …”jawab Lukas , mencium pacarnya . Intan mencubit Lukas , ” genit banget kamu ya..” .

Lukas pun terus melakukan deep kiss pada Intan , sambil tangannya meraba raba buah dada milik Intan , yang berada di balik kemejanya . Tangan lukas pun mulai merabai paha mulus Intan .

Tapi tak lama , Intan segera menepis tangan Lukas ” ah udah ah , kamu bikin saya Horny ..” ujarnya . Lukas tersenyum , dan intan berdiri . ” mau kemana , say ? ” lukas bertanya dengan mesra ke kekasihnya itu . Intan berbisik manja , ” mau ke toilet , basah nih ..” .

Intan segera berjalan , dan Lukas pun mengikutinya , tiba di depan pintu ruang kelas , Lukas menarik Intan masuk . ” ih , mo ngapain sih ..tar kelihatan orang ..” kata Intan protes .

Sambil menutup pintu kelas dengan kakinya Lukas memeluk tubuh Intan yang sexy , lalu melakukan ciuman di bibir sang kekasih . Kembali mereka bercumbu di ruang kelas itu , ini bukan yang pertama , mereka sering melakukannya di sana , juga beberapa orang temannya , melakukan hal mesum di sana .

Intan duduk di atas meja , sambil membuka kancing kemejanya , dengan masih mengenakan kemejanya , Intan menarik bra hitamnya ke atas , sehingga buah dada 34b miliknya terpampang di depan wajah kekasihnya . ” Kas , isepin dong pentilnya ..” begitu Intan merengek mesra kepada pacarnya .

Bagai bayi besar , Lukas mengenyot putting susu Intan ,” ashh….ahh…ashh …” .
Tangan Lukas merabai paha mulus Iintan , dan secara reflek gadis itu membuka lebar kedua kakinya . Tangan Lukas terus maju , hingga meraba selangkangan celana dalam hitam gadis itu .

” ahhh …ahh..Lukas…saya jadi nafsu nih ..” ceracau Intan . Tangan Lukas terus mengusap usap selangkangan celana dalam Intan , lalu mulai menyelipkan jarinya di balik selangkang celana dalamnya . Terasa vagina pacarnya telah basah .

Lepas dari putting susu Intan , lidah Lukas turun kebawah , menyibak celana dalam Intan ke samping , dan mulai menjilati vagina Intan yang basah , dengan sedikit bulu di atasnya . tubuh Intan mengelijing , .dan terus mendesah desah dalam birahinya .

Setelah beberapa saat , Intan berkata ” Lukas masukin aja , udah gatel nih ..” . Lukas pun bersiap , penisnya keluar dari balik resleting celananya . Dan mulai mengarah ke vagina kekasihnya . Mereka tidak melepas pakainnya , menurut mereka itu safe quick sex . Jadi mudah utk bertindak jika tiba tiba ada yang masuk .

Penis Lukas mulai menerobos vagina kekasih , dengan menyibakkan celana dalam Intan ke samping . ” ahhhh … ahh..Lukas ..” erang Intan , terus mendesah . Dengan posisi Intan duduk di atas meja , kakinya terbuka lebar , dan posisi Lukas yang bediri , menjadi leluasa . Penisnya bisa mendesak hingga penuh ke dalam laing sempit milik Intan .

” uuhhh …. Kas …ahh… terus tekan …” erang Intan sambil memegang pundak Lukas . Lukas pun terus mengoyang pantatnya , mendorong dan menarik penis keluar masuk liang keramat itu .

Kadang sambil terus bergoyang mereka beciuman , dan tangan Lukas memainkan putting susu Intan , menambah nikmat bagi Intan .

Beberapa saat kemudian , Intan mulai tak bisa menahan diri lagi , dia menjerit cukup keras , sambil memeluk tubuh kekasihnya . ” ahhh …ke keluarr …” . Lukas diam sesaat , kerena tubuhnya di peluk erat oleh Intan , setelah pelukannya mengendur , Lukas kembali melanjutkan goyangannya .

Intan kembali mendesah desah , gerakan Lukas semakin cepat dan cepat . Kini ganti Lukas yang akan segera tiba di puncak birahinya . Penisnya bergerak cepat , dan akhirnya diam , berada di posisi paling dalam di liang vagina Intan , Tubuh Lukas mengejet , di serati semburan sperma hangat dalam liang vagina Intan .

Setelah penis Lukas tercabut , kedua isan dengan beda gender itu , segera merapikan baju masing masing . ” Lukas temenin dong , mau ke toilet dulu .. ” pinta Intan . ” ah , kamu sendiri aja , saya mau kedepan dulu , nanti ketahuan orang , saya duluan ya ..” kata pacarnya itu . ” ah kamu jahat ya …” kata Intan , tapi kekasihnya itu tertawa sambil berlalu , meninggalkan ruang kelas , dan Intan sendirian .

” dasar cowok , maunya enak aja ..” umpatnya dalam hati sambil merapikan kancing bajunya . Lalu Intan berjalan ke pintu dan membuka pintu ruang kelas itu .

Jantungnya seakan berhenti berdegup , matanya mendelik ” to…. to ..” suranya tak bisa keluar dari mulutnya . Kaki Intan melangkah mundur beberapa langkah , lalu seluruh tulangnya seakan lepas .

Sosok , itu mendekat , lalu tubuh Intan ambruk jatuh di lantai . Sosok itu pun segera membuka seluruh pakainnya , dan mulai mencumbu gadis itu . Menjilati buah dadanya . tubuh lemah intan bergetar , tanpa perlawanan , tapi jantungnya berdegup keras .

Lidah sosok itu seperti ular , yang terbelah dua di tengahnya . Kepala intan bergerak kekiri dan kekanan .

Sosok itu pun membuka kedua kaki Intan dengan lebar , seakan ingin membelah tubuhnya . Air mata Intan menitik dalam ketakutannya . Sosok itu pun mengeluarkan penisnya , penis yang besar , lebih besar dari lengan Intan sendiri .

Wajah Intan memancarkan ketakutan yang amat sangat . Satu desakan kuat pada vaginanya membuat tubuhnya melengkung , dan matanya mendelik . Tangannya mengepal kuat , mencoba meninju sosok itu , tapi apa daya , tenaganya sama sekali hilang .

Sosok menyeramkan itu terus bergerak menyetubuhi gadis korbannya . Penis besarnya menyodok nyodok vagina Intan , membuatnya koyak . Setiap , desakkan membuat mata Intan mendelik , menunjukan betapa sakitnya , perlakuan sosok menyeramkan itu .

Beberapa saat berlalu , mahluk itu pun mengeram bagai monster kelaparan . Tubuhnya diam , sementara penisnya masih berada dalam tubuh Intan . Tubuh Intan mengejet , mengejang , pandangan mata Intan gelap , walaupun bola matanya mendelik , lalu jantung secara perlahan berhenti berdetak .

>>>

Jeritan keras , petugas kebersihan kampus itu , membuat beberapa orang mahasiswa yang masih tinggal , sore hari itu panik . Mereka berlari lari mendekati petugas pembersih itu Pak Joko kepala satpam kampus itu pun tergopoh gopoh naik ke lantai tiga , di ikuti dua anak buahnya .

Kejadian terulang lagi , seorang mahasiswi kembali tewas mengenaskan di kampusnya sendiri . Pak Joko segera menelpon Heru , dan melaporkan kejadian ini .

Kapten Heru dengan beberapa anak buahnya segera meluncur ke TKP . ” belum tuntas satu kasus , kini terulang kembali ” gumannya geram dalam hati .

Tiba di TKP , Heru langsung mengadakan Investigasi , dan dari saksi mata , ada yang melihat Lukas keluar dari ruang kelas itu . Heru pun menahan Lukas , yang terlihat sangat shock karena kejadian itu . Heru pun membawa Lukas , serta petugas kebersihan kampus , yang bernama Soetini itu , ke ruang Dosen di kampus itu .

Ambulan kembali mengunjungi kampus itu untuk menjemput tubuh kaku Intan .

Lukas , tanpa alasan yang berbelit belit , mengakui dia bercinta dengan Intan di ruang kelas itu . Dan keluar dari ruang kelas itu pada pukul 4.30 . Perkataan Lukas di dukung oleh teman temannya , yang memang mereka kumpul di bawah , di lapangan volly , pada pukul 4.30 sore itu .

Sementara , Soetini , atau yang dikenal mahasiswa di kampus itu dengan nama mbok Tini , menemukan tubuh kaku Intan pada pukul 5.00 sewaktu hendak membersihkan ruang kelas itu . Heru memutar keras otaknya , berarti waktu pembunuhan terjadi antara 4.30 sore hingga 5.00 sore .

” pak polisi , sesaat saya mau masuk ke ruang kelas itu , saya melihat seorang keluar dari kelas itu … ” kata mbok Tini tiba tiba .

” hmm , mbok mengenali orang gitu ..” tanya Heru . ” wajahnya gak jelas , maklum saya sudah tua , mata agak rabun , tapi wajahnya mirip pak Narto .. , dia memakai jas hitam seragam kampus ini ..” lanjut mbok Tini .

” pak Narto , maksud mbok professor Narto , dosen antropologi kampus ini ..” kata pak Yandi , dekan kampus itu , yang baru tiba atas panggilan Heru . mbok Tini mengangguk

” nanti dulu , saya minta bertemu dengan professor , itu ….” ujar Heru ..
” professor Narto ” kata pak Yandi .
” yah , saya minta bertemu dengannya ” kata Heru . ” pak Narto sudah eman bulan ini tak ada kabarnya , terakhir di ketahui dia pergi ke suatu tempat untuk mempelajari lebih lajut tentang sebuah peradaban ..” jawab pak Yandi .

Pak Yandi pun menceritakan tentang sosok Narto seorang professor , yang ahli di bidang antropolog . Beliau gemar dengan hal hal berbau mistis . Beliau mengatakan senang menyelidiki bagaimana seorang bisa berjalan di atas bara api yang menyala nyala tanpa terluka .

Pak Narto selalu mengujungi daerah daerah lain , untuk mempelajari kebudayaannya , serta gaya hidup masyaratkat di sana . Setiap ada waktu luang selalu perjalan di mulainya

Seperti yang terjadi enam bulan yang lalu saat menjelang libur panjang akhir tahun .
Dia berencana pergi ke suatu tempat , tapi dia tak mengatakan kemana .
Terakhir yang di katakan pak Narto ” tunggu saja laporannya ..” .

Heru hanya mengangguk , sambil menyimak seksama cerita pak Yandi itu .

” sssrhhtt …sssrrhhtt….kapten .. , kapten Heru monitor .. ” bunyi HT yang di genggam Heru .
” ya .. ya ..masuk ..ada apa..” tanya Heru .

” pak di lantai dua koridor kampus , ada sesuatu yang perlu bapak lihat ..” begitu kata anak buahnya melalu HT itu . Heru pun bergegas , ke lantai dua . Dua orang anak buahnya yang sedang menunggu . langsung menunjukan , kepada Heru .

” kapten , lihat itu …” seru mereka . Heru melihat sebuah dompet , dengan isinya yang tercecer di jalan koridor itu , dan sebuah celana dalam hitam di temukan juga di tempat itu .

Heru segera meminta anak buahnya unutk mengambil benda benda barang bukti itu .

>>>

Heru semakin pusing dengan kasus ini , apa lagi laporan visum Intan sama dengan Dini.
Siapa pelakunya dan apa motifnya . Otak Heru berusaha keras memecahkan teka teki ini Celana dalam korban yang pertama hilang . sedangkan korban kedua kedua tercecer di koridor kampus itu .

Apa ini perbuatan Narto , apa dia mempelajari ilmu sesat ? Tapi menurut pak Yandi , Pak Narto sudah hilang kontak selama emam bulan lebih .

” bagaimana kapten , sudah ada titik terang ..” tanya anak buahnya sambil mengantarkan secangkir kopi hangat . Heru menggelengkan kepalanya .

Heru menyeruput kopi hangat itu perlahan . ” kapten .. kapten monitor..” kembali Htnya berbunyi . Anak buahnya pun melapor , ada sesuatu yang mencurigakan di kampus itu . Heru pun kembali bergegas ke sana . Dan tiba dengan cepat , karena memang letak posnya tak terlalu jauh dari kampus itu .

>>>

mbok Tini , melaporkan melihat sosok seseorang masuk ke basement kampus itu .
Sebelum menindak lanjuti , Heru meminta konfirmasi tentang basemant itu . Dan menurut Joko kepala satpam , basement hanya sebagai ruang gudang , serta ada generator listrik , utk keadaan darurat jika listrik padam .

” jarang sekali ada orang yang masuk kedalam sana ” kata pak Joko . ” apa basement ini di kunci ..” tanya Heru . ” seharus ada gemboknya kapten ..” jawab Joko .

Tapi tak ada satu gembokpun , hanya ada grendel terbuka , yang berkarat . ” ayo kita masuk..” perintah Heru . Heru pun mengeluarkan pistol dari sarungnya yang tergantung di pinggangnya . Membuka revolvernya ,dan melihat semua lobang terisi penuh .

Dengan hati hati mereka masuk ke dalam basment yang gelap itu . Pak Joko pun menyalakan lampu di basement yang pengap itu . Tiba tiba terdengar bunyi ” prang .. ” seperti ada benda dari metal terjatuh . Heru pun bertambah yakin , ada penghuni di basement ini .

Mungkin karena lampu nyala dengan tiba tiba telah membuat penjahat itu terkejut dan menjatuhkan sesuatu benda .

Mereka pun melangkah lebih dalam , banyak di temukan bungkusan bungkusan makanan , yang membuat Heru yakin yang di dalamnya adalah manusia , yang membutuhkan makan . Semua mata terbuka lebar , menatap sekeliling arah . Basement itu di penuhi dengan peti , dan dus dus besar .

Banyak tempat utk si penjahat bersembunyi . Heru mengambil keputusan utk berpencar . Baru anak buahnya melangkah beberapa langkah , dengan tiba tiba sebuah sosok , menyerang tangan Heru , yang mengenggam pistolnya . Serangan dengan sebilah balok kayu itu cukup keras , hingga membuat pistol Heru terlempar .

Tapi sebagai seorang polisi , tentu tidak hanya di latih utk mengunakan senpi , tapi juga di bekali dengan ilmu bela diri . Secara reflek Heru menedang dan meninju sosok itu
Tubuh sosok yang mengunakan pakaian seperti jas hujan itu , jauh lebh besar di banding Heru .

Tendangan Heru tak melumpuhkannya bahkan sosok itu menjadi lebih agresif . Sosok itu menyerang Heru , dengan kekutan penuh mendorong tubuh Heru hingga jumpalitan .

Saat Heru tergeletak di lantai itu , kembali sosok itu mengambil balok kayu itu dengan hendak melancarkan serangkan ke arah kepala Heru .

Saat balok kayu itu siap di ayunkan tiba tiba ” dor..” , satu letusan keras terdengar , sebutir timah panas dengan ukuran 0, 38 inchi melesat secepat kilat memenbus pelipis sosok itu .

Tubuh sosok itu roboh , darah segar membanjiri lantai basment itu .

>>>

Pemeriksaan di lakukan , beberapa rekan Heru menyatakan kasus selesai , pelaku telah di lumpuhkan . Di dalam ruang basment itu di kumpulkan semua barang bukti . Dan tampaknya sebuah bukti memberatkannya . Dompet milik Dini , lengkap dengan KTPnya , HP milik Intan , serta celana dalam pink , dengan motif bunga .

Celana dalam itu di yakini Heru sebagai milik Dini , Yang pernah terproyeksikan dalam mimpi anehnya beberapa waktu yang lalu .

Setelah di lakukan pengecekan lebih jauh , sosok yang telah menjadi mayat itu , ternyata buronan , yang melarikan diri dari penjara , kasus , perampokan . Penjahat ini telah bertahun tahun di cari , siapa sangka dia bersembunyi di basment kampus ini .

” selamat kapten Heru , anda bisa tidur dengan pulas , kasus ini telah terpecahkan ..” begitu komentar pak Yandi dekan kampus itu , yang juga hadir malam itu . Heru hanya tersenyum , dalam hatinya .dia yakin kasus ini belum berakhir , penjahat ini hanya berada pada waktu yang salah dan tempat yang salah , pelaku yang sebenarnya belum di temukan .

>>>

Beberapa hari kemudian , kehidupan di kampus itu kembali normal , walaupun kasus itu masih jadi topik pembicaraan di antara mahasiswa di sana .Dua orang anak buah Heru masih terus berjaga , dan selalu meng up date berita berita kepada Heru .

>>>

Bebarapa hari kemudian , saat Heru hendak pulang kerumahnya , Hpnya berdering .
Rekan kerjanya meminta Heru segera ke rumah sakit .

Ada seorang gadis , yang loncat dari jendela rumahnya . Keadaanya cukup parah , tak mau bicara , dan selalu menyebut nama kapten Heru .

>>>

Heru mencoba tersenyum melihat Cindy yang terbaring di ranjang rumah sakit itu .
Ibunya dengan sedih menemani anak gadisnya itu . Kaki Cindy tampak di gips , serta ada luka goresan di wajahnya akibat terkena pecahan kaca jendela .

” kap…kap.. kapten…” suara Cindy terdengar terputus putus .. ” tenang dulu Cindy , saya disini ..” jawab Heru .

Heru bertanya apa yang telah terjadi , pada ibu Cindy . ” saya tidak tahu pak , saat itu saya dan suami saya sedang duduk di beranda rumah , tiba tiba , terdengar pecahan kaca , lalu tubuh Cindy tergeletak di taman rumah kami “

Heru menatap Cindy , mata Cindy tampak redup .

” saya tak tahu apa yang terjadi pak , tapi tak mungkin Cindy loncat dari jendela , apa lagi terjatuh , tak mungkin , karena jendela itu selalu terkunci ..” ujar ibunya sedih .

Heru mengangguk kan kepalanya , ” saya tahu ibu , ibu tenang saja ., yang penting Cindy selamat ..” Heru mencoba menghibur ibu yang separuh baya itu .

” baiklah , karena Cindy telah mendapat pertolongan , saya pamit dulu , besok saya akan datang kembali jika Cindy sudah agak kuat untuk bicara ..” kata Heru .

Tapi saat yang sama , Cindy mengenggam tangan Heru dengan kuat ” to. tolong… ja jaga sa sa saya .. hannn hannn hann tu ….. na…. naa….” Suara Cindy terdengar terputus putus dan susah unutk keluar dari mulutnya .

” hantu …. ? hantu na.. ? na..apa.. ? ” tanya Heru .

” na… na…narrr….narr…. ” hanya suara terputus putus , tak jelas yang keluar dari mulut Cindy .

” narto ..narto , dosen atropolog ..” ujar Heru mencoba menebak .

” ya…iya…iya…” jawab Cindy .

Tubuh Heru bergidik , siapa lawannya sebenarnya , apa lawan sebenarnya .

>>>

Esok harinya kondisi Cindy sudah lebih baik . Perlahan Cindy dapat menceritakan apa yang terjadi pada dirinya .

” saat saya masuk ke kamar , saya mengunci pintu , karena saya hendak ganti pakaian …” cerita Cindy . ” Saat membalikan tubuh , saya melihat dia , dia berubah .. sangat berubah , tubuhnya menjadi besar , dan penuh dengan bulu kasar , mirip gorilla ..tapi wajah nya , saya sangat kenali wajahnya “

” dia … ? siapa dia…? ” tanya Heru .

” professor Narto …” jawab Cindy .

” maksud kamu , professor Narto , berubah dari menusia biasa lalu menjadi monster , seperti gorilla ..” tanya Heru terheran mendengar cerita Cindy .

” saya tidak mengada ada , saya tidak gila , saya sadar , apa yang saya lihat ..” ujar Cindy.

” lalu , selanjut …” Heru semakin penasaran .

” saya sangat takut , ingin menjerit , tapi mulut saya terkunci , tenaga saya sepertinya hilang , saya mundur beberapa langkah , dia mendekat … saya nekad , dengan sisa tenaga saya , saya menabrak kaca jendela dan loncat kebawah …” lanjut Cindy , kemudian dia diam untuk beberapa saat .” saya tak ingat lagi , pandangan mata saya gelap , saya hanya mendengar suara ibu saya , memanggil manggil nama saya , sambil menangis..”

Heru menarik nafasnya dalam dalam , dia sendiri tak tahu harus berbuat apa .

>>>

” selamat siang kapten Heru , apa kabar ” sambut Yandi , saat Heru mengunjunginya di kantornya . Mereka bersalaman , dan Heru di persilahkan duduk .

” apa yang bisa , saya bantu ..” tanya Yandi .

” saya ingin meminta infomasi lebih lanjut tentang professor Narto ..” ucap Heru .
Pak Yandi tersenyum , ” hmm , ada apa lagi , kasus sudah di selesaikan , pembunuhnya telah tewas , apa anda masih curiga tehadap professor Narto ” .

” belum , kasus belum di tutup , semalam Cindy , salah seorang murid di kampus anda , hampir di bunuh mahluk itu , monster Narto ..” kata Heru .

Pak Yandi melepas kacamata minusnya dan menatap tajam ke arah Heru . ” saya turut prihatin atas apa yang di alami Cindy , tapi harap anda jaga bicara anda , professor Narto orang di di hormati di kampus ini , dia orang pinter dengan beberapa gelar menyertai namanya … dan dia bukan monster “

Heru menarik nafas dalam dalam , lalu menceritakan kejadian yang di alami Cindy , dan mengulangi cerita Cindy tentang Professor Narto yang berubah menjadi monster itu .

” ohh…. ” hanya kata itu yang keluar dari mulut Pak Yandi setelah mendengar cerita Heru .

” yang saya ingin tanyakan , apa pak Yandi , tahu tentang professor Narto , apa dia mempelajari ilmu sesat , bersekutu dengan setan , dan sebagainya…” tanya Heru .

” Professor Narto itu memang percaya pada hal hal gaib , tapi tidak menganutnya , dia selalu mencari hubungan gaib dengan hal hal ilmiah , dia selalu mencari hubungan antara hal gaib , dan mencoba menjelaskan secara ilmiah …” ujar pak Yandi .

” saya tidak yakin kalau dia mempelajari ilmu sesat , walaupun dia percaya ilmu ilmu seperti itu ada . Saat dia melihat ada orang yang mampu menahan sayatan pisau , yang dia pikirkan orang itu telah mengalami perubahan genetika , mereka bermutasi , mereka menjadi manusia super , itu yang Narto selalu katakan , dan dia selalu ingin tahu , kenapa ..” lanjut Yandi .

” apa mungkin professor Narto malah sekarang bermutasi , manjadi mahluk lain …” tanya Heru . ” saya kurang mengerti soal ini , dan saya tak begitu tertarik dengan hal hal seperti ini …” jawab Yandi .

Pembicaraan dengan dekan itu , tak mendapatkan hasil , yang jelas Narto atau siapa pun yang menjadi mahluk itu , harus di hentikan .

>>>

Sambil mengemudikan mobil dinasnya , Heru melirik jam tangannya , sudah pukul 10.30 malam , tubuhnya sudah merasa lelah , ingin rasanya berbaring , memejamkan mata . Namun entah kenapa , perasaannya tak enak , ada sesuatu yang memintanya utk menjenguk Cindy .

Heru pun membelokkan mobil dinasnya dan memasuki lapangan parkir di rumah sakit umum itu . Dan dia berjalan cepat unutk masuk ke kamar Cindy .

Saat Heru membuka pintu , dia melihat mahluk itu , sedang merangkak di atas tubuh Cindy yang telah di buatnya bugil itu . Melihat kedatangan Heru yang tiba tiba , mahluk itu menyeringai , wajahnya memang wajah manusia , tapi memiliki taring seperti hewan buas , dan tubuhnya dipenuh dengan bulu bulu kasar , dan penisnya yang benar benar besar itu . kini Heru menyaksikannya sendiri.

Heru sempat shock sesaat , namun insting polisinya langsung bekerja , mencabut pistol di pinggangnya , lalu langsung memembaknya . ” dor …dor… ” dua letusan terdengar keras , peluru itu mengenai mahluk itu , tapi tak ada arti .

Mahluk itu melompat dan menyerang Heru , hingga terpental , keluar kamar itu . Tangan besar mahluk itu mengangkat , siap unutk mengayun , dari ujung ujung jarinya keluar kuku kuku yang runcing .

” dor ..dor… ” dua letusan senjata api terdengar kembali , membuat mahluk itu mengagalkan serangnnya . Untung bagi Heru , dia sempat menyelamat diri . Mahluk itu pun balik menyerang anak buah Heru .

Melompat secepat kilat , seperti srigala , dan mencoba menerkam anak buah Heru . Tapi dia sempat menghindar , dan lari . Mahluk itu mengejarnya .

Heru mencari senjatanya yang terpental , lalu mengejarnya . Di depan pintu rumah sakit itu , telah banyak orang berkumpul karena panik . Anak buah Heru terkapar , bersimbah darah , sedang mahluk itu hilang entah kemana .

Untung saja kejadiannya di depan rumah sakit , jadi anak buah Heru , bisa cepat di selamatkan .

>>>

Malam itu keberuntungan masih menyertai Cindy ,. Tapi apakah penyerangan akan berhenti ?

Setelah keadaan kembali terkendali , Heru memerintahkan dua anak buahnya berjaga di kamar tidur Cindy . ” awasi dia jangan sampai lengah ” begitu perintah kapten Heru .

Heru keluar utk mengisi perutnya yang sudah keroncongan itu , malam itu cuaca agak mendung , daerah sekitar tempat parkir itu agak gelap , Saat Heru berjalan ke arah mobil dinasnya terpakir , mata Heru menangkap sosok yang di kenalnya .

Walau dalam keadaa
Judul Relic
Created at 2018-02-16
Rating 3 / 5
Back to posts
Judi
2018-05-11

ngU7Sg https://www.genericpharmacydrug.com

Judi
2018-05-13

EXbFnS https://www.genericpharmacydrug.com

CERITA SEX
Komik Sex

kategori
cerita seks daun muda (23)
cerita mesum pemerkosaan (24)
cerita sex artis (11)
cerita seks setengah baya (38)
cerita pesta seks (16)
cerita dewasa selingkuh (12)
cerita hot 18 (7)
cerita xxx mahasiswi (8)
cerita bokep abg (7)
humor dewasa (3)
cerita sex foto model (1)
cerita sex misteri (1)
pengarang
karya pengarang lain (59)
karya andani citra (16)
karya lily panther (12)
karya elly (2)
karya vein (8)
karya triastuti (2)
karya anggie angreini (3)
karya dina nakal (6)
karya chad (2)
karya harry potter (7)
karya naga langit (7)
karya raito yagami (8)
karya joeanchoexs (1)
karya aliah (2)
karya dr H (1)
karya ara456 (1)
karya yohana (1)
serial cerita dewasa
gadis pemuas (3)
malapetaka KKN (3)
kisah alfi (1)
mila siswi budak seks (1)

Share us on Facebook
Cerita Sex Dewasa XXX
© 2015 CeritaSeru.Net